Sat Reskrim Polres Bogor tangkap 2 orang pelaku perampokan dan pembunuhan seorang wanita yang bekerja sebagai Wedding Organizer bernama Yun Siska

0
358

Setelah sebelumnya pada tanggal 18 Maret 2018 polisi menemukan sesosok mayat perempuan tergeletak di rerumputan daerah Cibinong Kabupaten Bogor tanpa identitas yang ditutup plastik dengan mulut tersumpal tisu basah dan tangan diikat lakban hitam.

Akhirnya setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan dilakukan pencarian. Pada tanggal 20 Maret 2018 Polisi berhasil meringkus Dua pelaku yang berinisial FIH (29) dan FNH (29) dan keduanya masih berhubungan keluarga dan diringkus di kediamannya Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Pelaku melakukan random untuk melakukan aksi perampokan, pelaku FIH (29) menerima orderan Taksi Online dari korban pada malam hari untuk dijemput di hotel jakarta Pusat menuju hotel di Tebet.

Namun saat di perjalanan korban tidak diturunkan di hotel melainkan dibawa ke arah tol Jagorawi.

Lalu sebelum masuk tol korban diancam menggunakan Batton Sword oleh pelaku FNH (29) yang muncul dari kursi paling belakang mobil.

Korban sempat dimintai uang sejumlah 20 juta, namun korban tidak membawa uang sebanyak itu akhirnya korban dipaksa untuk meminta bantuan dana kepada teman-temannya dan ditakuti dengan Diikat oleh Lakban.

Namun usaha korban meminta bantuan kiriman uang tidak membuahkan hasil.

Pelaku akhirnya menggasak isi ATM korban dan kesal kepada korban sehingga korban dicekik oleh pelaku dengan mulut disumpal dengan tisu dan Dompet hingga tidak bergerak dan menghembuskan Nafas Terakhir.

Para pelaku membuang jasad korban di semak-semak pintu darurat Perumahan Cibinong Griya Asri Kabupaten Bogor.

Serta barang bukti yang diamankan yaitu Sepatu sandal warna coklat muda, lakban hitam, baju warna abu-abu, kaos warna putih, celana dalam warna merah muda, bra berwarna hitam, dompet bercorak bunga, dua buah kantong plastik, celana dalam warna hitam, jam tangan.

Satu unit mobil Suzuki Ertiga warna putih, satu roll lakban warna hitam, 1 bilah Samurai kecil, satu handphone merk Samsung, 1 handphone merk Vivo, satu handphone merek BlackBerry, 1 dompet motif bunga, satu pasang sepatu high heels warna hitam dan identitas korban seperti KTP, NPWP, kartu berobat BPJS, dua buah flashdisk dan 1 pasang anting milik korban

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 4 KUHP dan pasal 338 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dan pembunuhan. Dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here