Kapolres Bogor Gandeng Leasing untuk Mempermudah Pencarian Kendaraan yang Hilang

0
1589

Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Moch. Dicky P.G S.Sos, SIK, M.H. pimpin pelaksanaan rapat koordinasi dengan pihak leasing yang bertempat di Aula Divia Cita Polres Bogor. Selasa (25/10/2016)

Lantaran banyaknya motor bodong yang beredar di masyarakat, Kapolres Bogor menggandeng Leasing untuk membuat data base kendaraan yang bertujuan untuk mempermudah dalam pencarian kendaraan yang hilang.

Bagi leasing yang bekerjasama dengan Debt Collector tanpa memiliki sertifikat Fidusia, untuk mengambil kendaraan yang telat membayar kredit dengan cara merampas sangat tidak benar.

Bila ada leasing bekerjasama dengan Debt Collector mengambil atau merampas kendaraan dengan tidak memiliki sertifikat Fidusia akan mendapatkan hukuman yang kompleks dan beresiko bagi pihak leasing maupun Debt Collector.

Untuk Debt Collector akan dikenakan pasal 368 KUHP yaitu Tindak pidana merampas dengan ancaman hukuman 9 tahun dan dikenakan pasal 365 KUHP yaitu tindak pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun. Kemudian akan dikenakan juga pasal 335 KUHP yaitu memaksa seseorang untuk melakukan dengan ancamanan hukuman 1 tahun.

Dari Hasil Razia kendaraan motor bodong yang dilaksanakan dari bulan September sampai bulan Oktober 2016 Polres Bogor berhasilkan mengamankan 154 unit kendaraan roda dua dan 3 unit roda empat. Kemudian 3 unit roda empat serta 7 unit roda dua sudah dilimpahkan ke Polres lain, dan sebanyak 15 unit roda dua dikembalikan kepada pemiliknya yang sah.

Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat yang sah atau bodong dapat ditetapkan sebagai penadah dan akan dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Dan bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan motor dapat mengecek di website tribratanews.polresbogor.info

(Tribratanews Polres Bogor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here